• home

Olah Raga Saat Puasa

Bulan puasa bukan alasan untuk tidak menjaga badan selallu fit, salah satunya dengan olah raga. Bagaimana tetap olahraga selagi menjalankan ibadah puasa? Berikut sebagian tips nya:

Olah raga saat puasa

1. Memilih Waktu Olahraga Yang Tepat

Jika Anda merasa fit dan memilih waktu berolahraga di sore hari yang intensitasnya lebih tinggi, Anda bisa melakukan latihan kardio dikombinasi dengan sedikit latihan beban, lari, senam dansa, pilates, renang selama 30 hingga 60 menit sebelum berbuka, taapi jika Anda memilih waktu berolahraga di pagi hari setelah sahur, maka pilihlan jenis olahraga yang ringan. Anda bisa joging, bersepeda, jalan cepat, yoga, atau body balance. Berolahragalah selama 30-45 menit.

2. Dengarkan Tubuh Anda

Ada baiknya sebelum berolahraga, kenali dengan baik kondisi tubuh Anda hari itu. Bagaimana tekanan darah Anda, denyut nadi, suhu tubuh, semua harus terukur secara obyektif. Anda yang paling tahu kondisi tubuh Anda. Jangan terlalu memaksakan diri berolahraga jika memang tubuh terasa tidak fit.

Fakta Unik Tentang Air Mata

fakta unik air mata

1. Membunuh Bakteri

Dalam airmata terdapat kandungan Enzim lysozym atau semacam cairan yang berperan sebagai anti bakteri alami. Zat ini mampu membunuh lebih dari 90–95% bakteri yang ada di mata.
Enzim lysozym mempunyai daya basmi terhadap bakteri ini lebih efektif dari obat tetes mata, bahkan Enzim lysozym mampu membunuh bakteri-bakteri tersebut tak lebih dari 5 menit.

2. Mengeluarkan Racun

Seorang ahli biokimia, William Frey telah melakukan beberapa studi tentang air mata

Penyebab Sering Terbangun dari Tidur di Tengah Malam


Menurut Direktur Klinis dari Behavioral Sleep Medicine Program di the University of Pennsylvania James Findley, Ph.D, Jika Anda terbangun hanya karena berganti posisi tidur kemudian terlelap lagi, itu tidak jadi masalah. Tapi apabila terbangun setiap 30 menit sekali, berarti ada yang salah dengan kondisi fisik atau lingkungan Anda. Ini beberapa penyebab dan cara mengatasinya, seperti dikutip dari Huffington Post.

1. Gangguan Tidur

Ada beberapa gangguan tidur yang membuat seseorang sering terbangun di malam hari. Penderita insomnia misalnya, tidak hanya sulit untuk terlelap, tapi juga cenderung terbangun beberapa kali di malam hari. Gangguan tidur lainnya adalah sleep apnea, yaitu gangguan pernafasan yang terjadi saat tidur, yang berlangsung selama lebih dari 10 detik. Ditandai oleh penyempitan saluran pernafasan lebih dari 80% selama lebih dari 10 detik dan terjadi penurunan saturasi oksigen (pengukuran dari jumlah oksigen yang dibawa atau dilarutkan dalam media tertentu) lebih dari 3%.